Laman

Jumat, 19 Juni 2015

Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri (KPLI Modul 11 Pencemaran)


MODUL 11

1. Jelaskan apa yang anda ketahui mengenai air, bagaimana hubungannya peradaban manusia !
Jawab: 
Air adalah zat kimia yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar.
Peradaban manusia berjaya mengikuti sumber air. Mesopotamia yang disebut sebagai awal peradaban berada di antara sungai Tigris dan Euphrates. Peradaban Mesir Kuno bergantung pada sungai Nil. Pusat-pusat manusia yang besar seperti Rotterdam, London, Montreal, Paris, New York City, Shanghai, Tokyo, Chicago, dan Hong Kong mendapatkan kejayaannya sebagian dikarenakan adanya kemudahan akses melalui perairan.
2. Berikan penjelasan mengenai pencemaran air !
Jawab:
Pencemaran air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari dari keadaan normal,bukan dari kemurniannya. .Air yang tersebar di alam tidak pernah terdapat dalam bentuk murni, tetapi bukan berarti semua air sudah terpolusi.Sebagai contoh,meskipun di daerah pegunungan atau hutan yang terpencil dengan udara yang bersih dan bebas dari polusi,air hujan selalu mengandung bahan-bahan terlarut seperti CO2,O2 dan N2,serta bahan-bahan tersuspensi seperti debu dan partikel-partikel lainnya yang terbawa dari atmosfer.

3. Apakah air yang kita minum sehari-hari merupakan air murni ?

Jawab: 

Air minum pun bukan merupakan air murni. Meskipun bahan-bahan tersuspensi dan bakteri mungkin telah dihilangkan dari air tersebut, tetapi air minum mungkin masih mengandung komponen-komponen terlarut. Bahkan air murni sebenarnya tidak enak diminum karena beberapa bahan yang terlarut mungkin memberikan rasa yang spesifik terhadap air minum.

4. Jelaskan pengelompokan mengenai bahan pencemar (polutan) !

Jawab: 

polutan air dapat dikelompokkan atas 9 grup berdasarkan perbedaan sifat-sifatnya sebagai berikut:
1.      Padatan
2.      Bahan buangan yang membutuhkan oksigen (oxygen-demanding wastes)
3.      Mikroorganisme
4.      Komponen organik sintetik
5.      Nutrien tanaman
6.      Minyak
7.      Senyawa anorganik dan mineral
8.      Bahan radioaktif
9.      Panas


5. Jelaskan mengenai sifat-sifat air tercemar !

Jawab:

Untuk mengetahui apakah suatu air terpolusi atau tidak, diperlukan pengujian untuk menentukan sifat-sifat air sehingga dapat diketahui apakah terjadi penyimpangan dari batasan-batasan polusi air. Sifat-sifat air yang umum diuji dan dapat digunakan untuk menentukan tingkat polusi air misalnya:
1.      Nilai pH, keasaman dan alkalinitas
2.      Suhu
3.      Warna, bau dan rasa
4.      Jumlah padatan
5.      Nilai BOD/COD
6.      Pencemaran mikroorganisme patogen
7.      Kandungan minyak
8.      Kandungan logam berat
9.      Kandungan bahan radioaktif

6. Apa yang dimaksud dengan biochemical oxygen demand (BOD) dan cjemical oxygen demand

Jawab: 

Biochemical Oxygen Demand (BOD) menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk memecahkan atau mengoksidasi bahan-bahan buangan di dalam air. Jadi nilai BOD tidak menunjukan jumlah bahan organik yang sebenarnya, tetapi hanya mengukur secara relatif jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan buangan tersebut.
Chemical Oxygen Demand (COD) Untuk mengetahui jumlah organik di dalam air dapat dilakukan suatu uji yang lebih cepat dari pada uji BOD, yaitu berdasarkan reaksi kimia dari suatu bahan oksidan. Uji tersebut disebut uji COD (chemical oxygen demand), yaitu suatu uji yang menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bahan oksidan, misalnya kalium dikhromat , untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat di dalam air.


7. Jelaskan mengenai pengaruh logam berat yang terkandung dalam air dan pengaruhnya terhadap lingkungan !

Jawab:

Penggunaan logam-logam berat  dalam berbagai keperluan sehari-hari berarti telah secara langsung maupun tidak langsung, sengaja maupun tidak sengaja, telah mencemari lingkungan. Beberapa logam berat tersebut ternyata telah mencemari lingkungan melebihi batas yang berbahaya bagi kehidupan lingkungan. Logam-logam berat yang berbahaya dan sering mencemari lingkungan terutama adalah merkuri (Hg), timbal (Pb), arsenik (As), Kadmium (Cd), Khromium (Cr) dan Nikel (Ni). Logam-logam tersebut diketahui dapat mengumpul di dalam tubuh suatu organisme, dan tetap tinggal dalam tubuh dalam jangka waktu lama sebagai racun yang terakumulasi.

8. Pelajari kasus 1 “Pelayanan Air Minum Jakarta dan Pencemaran Air”. Berikan pendapat anda !

Jawab: 

kelangkahan air bersih tengah berlangsung di sejumlah tempat di Indonesia,terutama di pulau jawa.kelangkahan air terjadi karena kerusakan lingungan hidup,pencemaran dan tidak meratanya akses terhadap air bersih. sementara mengenai tingkat layanan, warga menganggap kualitas air minum setelah privatisasi tetap keruh dan berbau tidak sedap. Rumah yang berada di pinggir jalan besar bisa mendapat air dengan lancar, sementara rumah di tengah perkampungan airnya sering mati.distribusi air yang tidak merata akibat kecilnya tekanan air. Di sini pemerintah harus melakukan investigasi ke PT Pam Jaya, Apakah pompa air yang di gunakan sudah standart dan memiliki specsifikasi yang sesuai .??

9. Begitu pula untuk kasus 2 “Pencemaran Citarum di Fase Terberat”, bagaimana opini anda ?

Jawab: 

Berdasarkan data Volume sampah yang mencemari  sungai sekitar 70%, kemudian industri 16%, pertanian 2 % dan sisanya adalah peternakan. Presentasi pencemaran  paling besar yaitu dari sampah. Itu tanda nya minim nya kepedulian masyarakat akan sampah, sosialisai sudah di lakukan kewarga bahwa bahaya pencemaran sungai karena sampah, tetapi masih sedikit warga yang peduli akan hal tersebut. Ternyata tidak cukup hanya mengsosialisasikan bahaya tersebut.  ”KAMPANYE TEMPAT SAMPAH”  pembuatan stasiun tempat sampah di beberapa titik, agar warga tidak jauh2 membuang sampah nya dan memperbanyak petugas kebersihan atau petugas pengambilan sampah.pembuangan sampah kesungai karena tidak ada nya tempat pembuangan , atau petugas pengambil sampah yang sangat jarang , ini salah satu penyebab warga membuang sampah nya ke sungai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar